Contoh Karmina, Pantun,
Gurindam, Syair
Karmina
Contoh
pantun karmina :
Sudah gaharu cendana pula.
Sudah tahu masih bertanya pula.
Dahulu parang sekarang besi.
dahulu sayang sekarang benci.
Dahulu sedan sekarang mercy.
Dahulu teman sekarang istri.
Ada tempayan gede tutupnya.
Anak perawan gede kentutnya.
Iklan sembilang di balik
batu. Sudah dibilang jangan mengganggu.
Sirsak sirsak nangka
belanda. Pikiran rusak digoda janda.
Candi Mendut rusak jalannya.
Orang gendut banyak makannya.
Siti Bagendit jangan dicaci.
Kakek genit digoda banci.
Pantun
Pantun
Pantun
merupakan sejenis puisi yang terdiri atas 4 baris bersajak a-b-a-b, a-b-b-a,
a-a-b-b. Dua baris pertama merupakan sampiran, yang umumnya tentang alam (flora
dan fauna); dua baris terakhir merupakan isi, yang merupakan tujuan dari pantun
tersebut. 1 baris terdiri dari 4-5 kata, 8-12 suku kata.
Contoh :
Kayu cendana
diatas batu
Sudah diikat dibawa pulang
Adat dunia memang begitu
Benda yang buruk memang terbuang
Sudah diikat dibawa pulang
Adat dunia memang begitu
Benda yang buruk memang terbuang
Gurindam
Gurindam adalah satu bentuk puisi Melayu lama
yang terdiri dari dua baris kalimat dengan irama akhir yang sama, yang
merupakan satu kesatuan yang utuh. Baris pertama berisikan semacam soal,
masalah atau perjanjian dan baris kedua berisikan jawabannya atau akibat dari
masalah atau perjanjian pada baris pertama tadi.
contoh :
Pabila
banyak mencela orang
Itulah tanda
dirinya kurang
Dengan ibu
hendaknya hormat
Supaya badan
dapat selamat
Syair
Contoh Syair Pershabatan
Dwi Putri
Saragih menata kalbu
Waktu yang berlalu tak membuat ragu
Ingin selalu membahagiakan ibu
Pandang kedepan penuh rindu
Waktu yang berlalu tak membuat ragu
Ingin selalu membahagiakan ibu
Pandang kedepan penuh rindu
Untuk hari
esok yang penuh haru
Tak kan ada putus asa dibenakmu
Raih semua cita lupakan masa lalu
Itulah niat dihati terpatri selalu
Tak kan ada putus asa dibenakmu
Raih semua cita lupakan masa lalu
Itulah niat dihati terpatri selalu
Siap berbagi
hati disaat nanti
Asalkan cinta telah bersemi di hati
Rasa rindu yang jauh dari rasa benci
Apapun yang akan terjadi dimasa kini
Asalkan cinta telah bersemi di hati
Rasa rindu yang jauh dari rasa benci
Apapun yang akan terjadi dimasa kini
Gak mungkin
bisa melunturkan komitmen diri
Ingin berbagi, ingin menjadi, untuk kebahagiaan penuh maknawi
Harus bisa! Itulah janjimu, hari ini, saat ini dan nanti.
Karena DWI PUTRI SARAGIH ingin menjadi kebanggaan Ibu Pertiwi.
Ingin berbagi, ingin menjadi, untuk kebahagiaan penuh maknawi
Harus bisa! Itulah janjimu, hari ini, saat ini dan nanti.
Karena DWI PUTRI SARAGIH ingin menjadi kebanggaan Ibu Pertiwi.
makasih ya kk andika atas infonya bisa bantu ngerjain PR
BalasHapusIya, sama2 :)
BalasHapusPetrus kayak nama Kristen? Kristen ya bang?
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapusty
BalasHapusgue ijin copas gurindamnya ya gan ! buat ngerjain tugas
BalasHapusthanks :)
makasi atas contohnya... gua pinjam dulu yah untuk buat tugas.. nanti gua kmblikan kalau teringat... hehehe :p
BalasHapusmakasih ya, lumayan nih buat garap pr
BalasHapusMakasih bwat infonya, ngebantuu bngt :)
BalasHapus