Contoh Paragraf Persuasi
1. Sistem pendidikan di Indonesia yang dikembangkan
sekarang ini masih belum memenuhi harapan. Hal ini dapat terlihat dari
keterampilan membaca siswa kelas IV SD di Indonesia yang berada pada peringkat
terendah di Asia Timur setelah Philipina, Thailand, Singapura, dan Hongkong.
Selain itu, berdasarkan penelitian, rata-rata nilai tes siswa SD kelas VI untuk
mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA dari tahun ke tahun
semakin menurun. Anak-anak di Indonesia hanya dapat menguasai 30% materi
bacaan. Kenyataan ini disajikan bukan untuk mencari kesalahan penentu
kebijakan, pelaksana pendidikan, dan keadaan yang sedang melanda bangsa, tapi
semata-mata agar kita menyadari sistem pendidikan kita mengalami krisis. Oleh
karena itu, semua pihak perlu menyelamatkan generasi mendatang. Hal tersebut
dapat dilakukan dengan memperbaiki sistem pendidikan nasional.
2. Pencemaran Sungai Ciliwung sudah sangat parah dan
dapat dikategorikan sebagai pencemaran tingkat berat. Rumah tangga merupakan penyumbang
terbesar sampah di Sungai Ciliwung. Jika kondisi ini terus berlanjut, sejumlah
daerah yang menggantungkan sumber air dari Sungai Ciliwung dikhawatirkan akan
mengalami krisis. Untuk itu, kesadaran untuk menjaga lingkungan perlu
ditanamkan secara kuat kepada masyarakat. Jika lingkungan terjaga maka kita
jugalah yang akan diuntungkan.
3. Kita semua mengetahui bahawa kondisi lingkungan Kota
Jakarta sudah sangat memprihatinkan. Banyak sekali sungai yang kotor akibat
pembuangan limbah yang tidak teratur serta pencemaran udara akibat asap
kendaraan bermotor yang semakin banyak. Ini semua dapat menyebabkan gangguan
bagi makhluk hidup di Kota Jakarta, temasuk manusia. Pernapasan kita dapat
terganggu dan keindahan Kota Jakarta tercemar. Oleh karena itu, alangkah
baiknya jika kita sebagai penduduk Kota Jakarta berusaha untuk melestarikan
lingkungan kota ini dengan berbagai macam usaha. Di antaranya adalah dengan
penghijauan, pembuatan taman kota, dan pelarangan membuang sampah di sembarang
tempat. Ini semua dapat mengendalikan keindahan Kota Jakarta.
4. Banyak orang yang meremehkan sampah. Bahkan, tidak
terpikirkan hal yang akan ditimbulkannya. Walaupun tempat sampah banyak
disesidakan, tetapi kepedualian seseorang terhadap sampah sangat kurang.
Sebagai siswa, kamu sebaiknya menyadari dan memiliki sikap peduli terhadap
sampah. Oleh karena itu, buanglah sampah pada tempat sampah.
5. Pendidikan merupakan salah satu sarana untuk
menghasilkan penduduk yang berkualitas sebagai modal pembangunan. Tingkat
pendidikan seseorang akan berpengaruh bagi penguasaan ilmu pengetahuan dan
teknologi yang amat sangat penting di abad ke-21 ini. Indonesia sebagai negara
berkembang, masih memiliki tingkat pendidikan yang bisa dibilang masih cukup
rendah. Menurut data United Nation Development Programme (UNDP), tingkat
pendidikan masyarakat Indonesia berada di peringkat 124 dari 187 negara yang
disurvei. Tingginya angka putus sekolah karena ketidakadaan biaya mungkin
menjadi sebab rendahnya tingkat pendidikan masyarakat Indonesia ini. Oleh karena
itu, sudah menjadi tanggungjawab seluruh komponen bangsa untuk membantu mereka
yang membutuhkan agar dapat melanjutkan pendidikannya.
6.
Masyarakat Hindu di Bali
mempunyai upacara kematian yang sangat unik dan mempunyai daya tarik tersendiri
bagi wisatawan. Ritual unik ini disebut dengan ngaben. Ngaben adalah ritual
pembakaran mayat sebagai simbol penyucian roh orang yang sudah meninggal.
Karena dalam pelaksanaannya membutuhkan berbagai perlengkapan dengan biaya yang
cukup besar, maka tak semua orang telah meninggal bisa langsung di aben.
Jenazah yang belum di aben biasanya akan dikubur terlebih dahulu hingga
menunggu perlengkapan ngaben telah siap. Jika ingin melihat ritual yang sangat
unik ini, tidak ada salahnya anda berkunjung ke Provinsi Bali karena Upacara
Ngaben dilakukan oleh hampir seluruh masyarakat Hindu di Bali.